Salam Sehat dan Bahagia!
Para Pembaca yang Budiman, ada pertanyaan yang diajukan pada penulis mengenai fungsi Guru Penggerak. Mari luangkan waktu Anda selama satu menit saja untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Pemerintah Indonesia sangat peka terhadap kondisi pelajar Indonesia yang saat ini seperti kehilangan identitas. Filter terhadap serangan budaya luar yang datangnya bagai air bah seolah banyak yang tak berfungsi. Pelajar Indonesia secara beramai-ramai, sengaja atau tidak sengaja lebih memilih mengadopsi budaya luar tersebut dengan begitu saja tanpa pilah-pilih. Filter keluarga juga seolah tak berfungsi, maka satu-satunya jalan yang bisa ditempuh secara duniawi adalah memerbaiki generasi Indonesia dimulai dari pendidikan. Pendidikan diharapkan akan menjadi filter dalam diri setiap manusia Indonesia agar pribadi keTimurannya tidak terabrasi oleh budaya lain yang secara masif melakukan penetrasi. Oleh karena itu dicetuskanlah Pendidikan Guru Penggerak yang kelak diharapkan akan melahirkan Profil Pelajar Pancasila. Menjadi bagian dari gawe besar ini sangat membanggakan, bukan? Maka segeralah siapkan diri untuk mendaftar di program ini..
Guru Penggerak digembleng selama 9 bulan untuk mencapai tujuan besar tersebut. Penggemblengan Guru Penggerak dimulai dari penyamaan visi, lalu ajakan introspeksi untuk lebih mengenal dirinya sendiri, mengetahui nilai dan perannya sebagai Guru Penggerak, mengetahui cara membentuk karakter, cara kerja otak manusia, juga materi lain yang sangat menarik dan memberikan wawasan baru. Oleh karena itu ikuti terus blog Farista Belajar karena blog ini in syaa Allah akan terus berbagi manfaat untuk para pembaca.
Ada berbagai macam tantangan yang harus diselesaikan oleh para Calon Guru Penggerak (CGP) dalam proses penggemblengan ini, di mana gemblengan tersebut membiasakan para CGP untuk menerapkan Merdeka Belajar dan Belajar Merdeka di kelasnya nanti.
Kata MERDEKA, selain memiliki arti merdeka yang sebenarnya juga merupakan sebuah akronim.
Adapun kata MERRDEKA merupakan akronim dari:
M = Mulai dari diri
E = Eksplorasi konsep
R = Ruang kolaborasi
R = Refleksi terbimbing
D = Demonstrasi kontekstual
E = Elaborasi pemahaman
K = Koneksi antar-materi
A = Aksi nyata
Izinkan saya mengajak para Pembaca mengetahui fungsi Guru Penggerak sebelum menjadi Guru Penggerak sesungguhnya.. Mari simak video berikut!
Peran dan Nilai Guru Penggerak terhadap Pembentukan Profil Pelajar Pancasila
Tidak ada komentar:
Posting Komentar